Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 April 2016

Cerita dari Spanyol


SPANYOL sepertinya tidak pernah kehabisan orang-orang beken yang mendunia. Pasti kita akrab dengan nama-nama Spanyol dibidang olahraga. Rafael Nadal, Fernando Alonso, Raul Gonzalez, Pep Guardiola, Luis Enrique, Andres Iniesta juga Fabregas adalah contoh diantaranya. Ada juga Lorenzo, Marquez, Pedrosa hingga Maverick Vinales. Dan masih buanyak lagi yang lainnya.

Saking populernya nama-nama mereka itu, sampai mengalahkan kepopuleran raja Spanyol. Orang mungkin perlu googling untuk tahu nama penguasa wilayah yang dahulu bernama Hispania dan Andalusia itu. Tetapi ketika ditanya kiper timnas, mudah saja menjawabnya, semudah menghidupkan kompor gas.

Orang-orang yang lebih dahulu beken asal Spanyol kita bisa sebutkan nama Ibnu Hazm, Ibnu Thufail, Ibnu Rusyd, Ibnu Arabi, Ibnu Bajah, Ibnu Malik dan Al-Syathibi. Mereka sudah meninggal, tetapi seperti masih hidup. Pemikiran mereka menginspirasi dan tak habis digali. Untuk hal ini kita pantas dan boleh iri.

_Cerita malam jelang ‪#‎elclasico‬

Sabtu, 04 Februari 2012

Agama Praksis versus Agama Wacana


SEJARAH kelahiran agama memang masih banyak orang yang memperdebatkannya, namun untuk apa agama dilahirkan, rasanya kita sepakat, yakni sebagai penenang jiwa sekaligus petunjuk hidup (way of life). Meskipun demikian, kelahiran agama tidaklah berjalan dengan mulus, ia dipenuhi dengan rintangan. Karena agama selain punya misi menentramkan, ia juga lahir untuk mendobrak beragam kerusakan dan ketidakadilan. Untuk kemudian menciptakan kehidupan yang penuh keharmonisan dan kedamaian bagi semua makhluk.

Sebagaimana agama lainnya, kelahiran agama Islam sejak awal pun sangat mengguncang, karena agama ini telah berani merubah tatanan yang telah mapan saat itu. Kalau agama sebelumnya umumnya hanya mengajarkan tentang bagaimana berhubungan dengan Sang Pencipta, bagaimana berbuat baik terhadap sesamanya. Namun Islam lebih dari itu semua.

Minggu, 18 Januari 2009

Sejarah dan Masa Depan


Sejarah senantiasa berputar. Kehidupan adalah pengulangan-pengulangan semata. Dari yang ada menjadi tiada. Dari yang mulanya tiada menjadi ada. Hanya pelaku atau subyeknya saja yang berbeda. Begitulah (ke)hidup(an), selalu berputar, sampai tiba waktunya segala sesuatunya berhenti sama sekali. Pelaku kejahatan akan senantiasa bertarung dengan pelaku kebajikan. Penyeru kemungkaran akan berpacu, berlomba mengalahkan para pendakwah, ataupun sebaliknya.

Karena gerak roda sejarah adalah senantiasa berputar namun “statis”—karena sekali lagi hanya pengulangan saja,—maka sebenarnya “masa depan” adalah sesuatu yang sangat mungkin untuk diprediksikan atau diterka kebenarannya.