![]() |
| Sumber Kompas.com |
Philip Meyer dalam Vanishing Newspaper
Dalam jagad kewartawanan, Olivia Serdeczny bukanlah apa apa dibandingkan Nick Davies, Joze Ruben Zamora, Chris Elliot atau Bambang Harymurti sekalipun. Olivia hanyalah seorang gadis belia usia 25 tahun (2010). Ia adalah gadis Polandia yang mempunyai proyek eksperimental. Ia membuat “surat kabar hibrida” bernama NIIU di Berlin, Jerman.
Bedanya dengan surat kabar kebanyakan (konvensional) adalah NIIU bersifat individual. Kalau surat kabar pada umumnya seragam untuk satu koran, tetapi NIIU tidak demikian. Olivia memberikan kebebasan kepada pembaca untuk memilih sendiri informasi yang mereka inginkan.
Dengan demikian tentu saja isi koran NIIU akan berbeda satu sama lain tergantung dari pesanan pembacanya. Satu koran NIIU terbitan hari ini yang saya beli dan baca barangkali hanya berisi informasi atau berita politik, musik, ekonomi dan sedikit berita olahraga. Sementara NIIU yang anda baca bisa jadi berisi tentang teknologi informasi, olahraga tanpa berita politik. Hal ini terjadi karena kita berbeda selera serta memesan berita yang berbeda.
