dalam perjalanan yang lambat
di jalanan tamalanrea
aku tak merasakan keindahan senja
tapi aku berharap akan ada keindahan lain
yang membiru
dalam ruang gelap petang itu
ada warna biru bertebaran
di bajuku di bajumu
di sekitarku disekitarmu
kini warna biru itu tertetesi warna hitam yang pekat
dan aku melukisnya di tamalanrea
dengan warna itu
Makassar, September 2004
Rabu, 02 September 2009
Revolusi Hari Minggu
hari adalah penanda yang tak pasti
tentang gerak waktu dan kita
tetapi karena ketidakpastian itu pasti
maka kita membutuhkannya
sebagai penanda, tak lebih
saat gerak meninggalkan diam yang beku
maka itulah revolusi
revolusi pagi atas malam
revolusi terang atas gelap
di sini hari menjadi penanda revolusi
dan revousi itu ada pada hari minggu
sebab kebekuan terpecahkan
sebab kebiasaan dilawan
Lampung, Minggu 12 Desember 2004
tentang gerak waktu dan kita
tetapi karena ketidakpastian itu pasti
maka kita membutuhkannya
sebagai penanda, tak lebih
saat gerak meninggalkan diam yang beku
maka itulah revolusi
revolusi pagi atas malam
revolusi terang atas gelap
di sini hari menjadi penanda revolusi
dan revousi itu ada pada hari minggu
sebab kebekuan terpecahkan
sebab kebiasaan dilawan
Lampung, Minggu 12 Desember 2004
Akhir Pertemuan
tersenyumlah sahabat
sebab aku tahu kau berduka
bernyanyilah selagi tersisa waktu
berdustalah pada alam tentang kesetiaan
di sini rumput tak lagi hijau
air pun tak jernih
hanya malam yang tahu pasti
juga rembulan yang malam itu tak begitu terang
tentang arti pertemuan
Makassar-Surabaya, 07 Juli 2004
sebab aku tahu kau berduka
bernyanyilah selagi tersisa waktu
berdustalah pada alam tentang kesetiaan
di sini rumput tak lagi hijau
air pun tak jernih
hanya malam yang tahu pasti
juga rembulan yang malam itu tak begitu terang
tentang arti pertemuan
Makassar-Surabaya, 07 Juli 2004
Langganan:
Postingan (Atom)